Educate, Sharing and Develop Animal Husbandry

Sunday, 5 August 2012


JENIS SAPI PEDAGING !!!!!!
SAPI BALI
v Di Pulau Bali, banteng dijinakkan dan diternakkan secara murni: Sapi Bali
v Mempunyai persentase karkas dan fertilitas tinggi.
v Perbedaan banteng dan Sapi Bali adalah pada ukuran tubuhnya dan beberapa sifat  behavioral nya.
v Populasi Sapi Bali sekitar 2,3 juta.
v Kelemahan Sapi Bali adalah pada kerentanannya pada Malignant Catarrhal Fever ,jika berdekatan dengan domba sebagai vektor. Penyakit lain adalah Jembrana
v Di Pulau Bali, sebagai tempat pemurnian sapi Bali, disinyalir terjadi proses inbreeding yang cukup tinggi.

GAMBAR CARI SENDIRI!!


























Sapi Madura, Jawa dan Sumatra
SAPI MADURA
v Persilangan sapi Zebu dengan Banteng
v Sebelum tahun 1800 an.
v Sapi Madura dimurnikan di Pulau Madura , dan sebagian kecil terdapat di Jawa Timur.
v Sapi Madura betina mempunyai kepala kecil, sedangkan kepala pejantan besar. Mempunyai gelambir kecil, punuk kecil, teracak kuat, tinggi 1.16 – 1.24 m.
v Merupakan ternak kerja terbaik di dunia.
v Fertilitas tinggi
v Tujuan : Karapan, Sono




























INDUK SAPI MADURA DENGAN PEDHET HASIL IB DENGAN LIMOUSINE


























SAPI JAWA
v Punuk dan pundak tidak sebesar sapi Madura.
v Kaki sapi Jawa lebih panjang daripada sapi Madura, tetapi tinggi badannya lebih rendah daripada Sapi Madura.
v Gelambir kecil dan teracak kuat.
v Saat ini sapi Jawa ditemukan di Pacitan dan Tengger (hampir punah)
v Tahan pada kondisi alam buruk,penyakit dan pakan buruk.
v Fertilitas lebih tinggi daripada sapi Peranakan Ongole.


























SAPI HISSAR
v Terdapat di NTB (Pulau Sumbawa)
v Populasi : sekitar 1000 ekor
v Tipe Dwi Guna (daging, susu)
v Daerah asal : Punjab-India
v Warna tubuh hampir semua putih, atau merah kekuning-kuningan
v Jantan : punuk-leher kaki depan dan ekor berwarna abu-abu sampai hitam
v Tanduk betina lebih panjang
v Pemeliharaan : berkeliaran di padang penggembalaan (Lar)
























SAPI SUMATERA (PESISIR)
v Asal : India
v Keturunan : Bos Indicus dan Sondaicus
v Mirip sapi Bali
v Warna : merah muda, merah tua, kehitam-hitaman, coklat tua, putih kehitaman
v Tahan terhadap kekeringan, panas, lapar, pakan yang jelek,
v Kemampuan beradaptasi dengan lingkungan
v Daging yang mempunyai rasa dan aroma spesifik
v Persentase karkas yang cukup tinggi ( ± 50,8 %).
























BOS INDICUS : ONGOLE
v Asal: India
v Warna dominan putih
v Cincin mata hitam
v Tanduk pendek, arah luar – belakang
v Punuk besar dan tegak
v Gelambir panjang
v Telinga panjang, sedikit menggantung























BOS INDICUS : BRAHMAN
v Karakteristik:
v Asal India, tapi berkembang di Amerika (American Brahman)
v Wana : putih, abu-abu, hitam
v Punuk besar, telinga menggantung
v Gelambir panjang dari kepala-dada
v Adaptasi baik terhadap panas
v Untuk persilangan : Santa Gertrudis, Brangus, Beefmaster, Braford, Charbray and Simbrah

























SIMMENTAL
v Asal : Simme Valley, Switzerland
v Berat lahir rendah, pertumbuhan cepat
v Mothering ability baik, siklus produksi panjang
v Produksi karkas tinggi, daging empuk, cocok untuk feedlot
v Dewasa kelamin cepat

























LIMOUSIN
v Salah satu bangsa sapi tertua di Eropa
v Sapi Asli Perancis
v excellent feed efficiency, adaptability and high carcass yield
v Red or golden colored cattle are good foragers
v Feedlots are well able to convert feed into mass



























ANGUS
v Karakteristik :
v Asal : Aberdeen - Inggris
v Warna hitam, meski ada yang merah
v Tekstur marbling yang halus
v Tidak bertanduk
v Mothering ability baik


























CHAROLAIS
v Asal : Charolles district, Perancis
v Ciri khas :
v Warna tubuh putih - putih agak gelap
v Tubuh panjang
v Otot besar
v Dewasa kelamin lambat
v Sebagian besar bertanduk

























HEREFORD
v Karakteristik:
v Berasal dari Herefordshire, England
v Warna dominan merah,
v Warna putih di bagian kepala
v Ada dua jenis : polled dan horned
v Efisiensi reproduksi tinggi (dewasa kelamin cepat)
v Kemampuan adaptasi dengan cuaca yang buruk dan tanpa grazing

























SANTA GERTRUDIS
v Karakterisitk:
v Persilangan Brahman dan Shorthorn
v Dibentuk di King Ranch, texas, 1918
v Warna umum merah bata
v Pertumbuhan cepat dan sangat efisien
v Adaptabel dengan berbagai lingkungan


























Crossbreeding Program…
Sapi Peranakan Ongole
v Mempunyai tujuan tertentu
v Dimulai sejak Jaman Pemerintahan Belanda
v Pemerintah Belanda memasukkan breed Sapi Zebu (Bos Indicus) yang disilangkan dengan sapi lokal (Madura, Jawa, dan Sumatera)
v Tujuan : memperbaiki performance sapi lokal, untuk tujuan sebagai ternak kerja
v Sapi jawa disilangkan dengan Ongole sehingga menghasilkan Java-Ongole atau Peranakan Ongole (PO).
v Sejak tahun 1914, Ongole dibiakkan di Sumba untuk memenuhi kebutuhan pejantan Ongole untuk Pulau Jawa, yang kemudian disebut Sumba-Ongole.
v Sapi PO sudah beradaptasi dengan kondisi alam di Indonesia selama puluhan tahun





















 Sapi PO
Crossbreeding with Exotic Breed (European breed)
v Untuk memenuhi kebutuhan daging
v Memperbaiki kinerja Sapi PO dalam hal pertumbuhan dan jumlah daging.
v Melalui Program Inseminasi Buatan sejak tahun 1980 an.
v Exotic / European Breed : Simmental, Limousine, Angus, Santa Gertrudis, Charolais,dll.
v ADG lebih tinggi
v Tidak tahan pada kondisi pakan  dan alam buruk
v Fertilitas lebih rendah daripada PO dan Sapi Jawa
v Terjadi alih fungsi ternak sapi : dari ternak kerja menjadi ternak penghasil daging
SAPI SIMPO


















SAPI LIMPO



















BRANGBAL
















BRANGUS














SIMBRAH


0 comments:

Post a Comment